Banyak orang yang berkata bahwa hidup itu kejam, apalagi bagi orang yang sudah membangun rumah tangga, sang suami harus banting tulang untuk menafkahi istri dan anaknya. mungkin kata-kata itu benar juga karena begitu banyak jumlah pengangguran, fakir, pengemis, tindak kejahatan dan lain sebagainya di negeri tercinta ini.
Perguruan tinggi tidak bisa menjamin Anda bisa mendapatkan pekerjaan yang layak, karena persaingan yang begitu ketat sedangkan lapangan keja yang sempit membuat kita harus bejibaku mengalahkan kompetitor kita.
Untuk kita yang sudah mendapatkan pekerjaan yang layak haus banyak bersyukur, namun kita harus mempunyai semangat yang prima dan keyakinan yang kuat bahwa kita mempunyai suatu keahlian untuk bekerja seperti cerita di bawah ini
Ada seorang pria tidak lulus ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita pilihan ibunya.
Setelah menikah ia melamar pekerjaan di suatu sekolah, ia pun diterima dan mulai mengajar di sekolah dasar. karena tidak mempunyai pengalaman, baru satu minggu mengajar sudah dikeluarkan.
Dengan sedih hati ia pulang kerumah, sang istri menghapuskan air mata dan menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu didalam otak kita, ada orang yang bisa menuangkanya, dan ada juga orang yang tidak bisa menuangkanya. Tak perlu bersedih hati karena hal ini, mugkin ada pekerjan lain yang lebih cocok untukmu sedang menantimu".
Kemudian ia mencoba melamar pekerjaan lagi ke suatu pabrik, iapun langsung diterima mungkin karena ijazahnya. Namun sama saja baru bekerja beberapa hari sudah dipecat sama bosnya karena gerakannya yang lambat.
Iapun kembali pulang dengan wajah kusut, saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan dan kaki setiap orang berbeda. Orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya dan kamu hanya belajar disekolah, wajar saja kalau kamu belum bisa cepat.
kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lainnya, namun tidak ada satupun yang mampu bertahan lama, semuanya gagal ditengah jalan.
Namun setiap kali ia pulang dengan rasa patah semangat, sang istri selalu menghibur, memberikan semangat dan motivasi untuk suaminya, sang istripun tidak pernah mengeluh akan keaadan sang suaminya.
ketika sudah berumur 30 tahuanan ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekola luar biasa tuna rungu wicara.
Kemudian ia membuka sekolah siswa cact, dan akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.
Ia sudah menjadi bos yang mempunyai hatrta dan kekayaan yang melimpah.
Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri: " Hai istriku mengapa engkau tetap begitu percaya kepadaku? Ketika diriku saja sudah merasakan bahwa masa depanku akan suram?
Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana.
Sang istri menjawab: "Sebidang tanah tidak cocok untuk menanm gandum, bisa diciba untuk menanam kacang, jika kacang pun tidak bias tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan, jika buah-buahanpun tidak bisa tumbuh dengan baik, semaikan bibit gandum hitam pasti bisa berbunnga.
Karena sebidang tanan pasti ada yang cocok untuknya, dan pasti bisa menghasilkan panen darinya".
Mendengar penjelasan sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata, keyakinan kuat, ketabahan serta kasih sayang sang istri bagaikan sebutir bibit yang unggul.
Semua prestasi pada dirinya semua adalah keajaiban berkat bibit unggul yang kukuh sehingga tumbuh dan berkembang menjadi kenyataan.
Di dunia ini tidak ada satupun yang terlahir adalah sampah, hanya saja tidak ditempatkan pada posisi yang tepat.
- Orang yang tidak mau usaha, walaupun banyak peluang namun ia tidak akan mendapatkan kesempatan itu.
- Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas pun tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.
- Orang yang tidak bisa toleransi seberapa teman pun, akhirnya semua pun akan meninggalkannya.
- Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintarpun tidak akan sukses.
- orang yang tidak bisa bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-citanya
- Orang yang tidak bisa bekerja sama dengan satu sama lain, seberapa giat pun tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.
- Orang yang tidak bisa menabung, meskipun ia terus mendapatkan rejeki pun tiadak akan biasa kaya.
- Orang yang tidak biasa mera puas, seberapa kaya pun tidak akan merasakan bahaagia.
- Orang yang tidak biasa menjaga kesehatan, meskipun ia terus menerus melakukan pengobatan pun tidak akan berumur panjang.
- Orang yang tidak bersabar, walaupun ia telah melakukannya dengan kerja keras tetapi tidak akan mendapatkan hasilnya.
- Yang terakhir jangan lupa untuk berdoa...
Semoga setelah membaca cerita pendek diatas bisa membuka mata hati kita, terimakasih.
Comments
Post a Comment